5 Khasiat Teh Saffron bagi Tubuh

Salah satu jenis bahan makanan yang sering dijadikan teh adalah saffron. Teh saffron banyak dibuat karena memiliki beragam khasiat untuk tubuh.

Artikel ini akan membahas tentang manfaat teh saffron yang tentunya tidak boleh kamu lewatkan. Yuk, baca artikelnya bersama-sama!

Mengenal Saffron

Saffron adalah tanaman berwarna merah yang biasa dijadikan bahan masakan untuk makanan-makanan di Timur Tengah, India, dan Eropa.

Sejak zaman dahulu, tanaman dengan rasa pahit ini sering dijadikan bahan pengobatan. Oleh Cleopatra, saffron digunakan untuk menjaga kecantikan. Sementara itu, oleh orang-orang Roma Kuno, saffron digunakan untuk menyembuhkan depresi, luka, dan sakit perut.

Saffron digunakan sebagai bahan obat bukan tanpa alasan. Tanaman yang satu ini memang kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.

Bukan hanya itu, saffron juga memiliki kandungan nutrisi lain. Contohnya karbohidrat, magnesium, potasium, zat besi, mangan, dan tembaga.

Untuk memperoleh manfaatnya, saffron digunakan sebagai bahan masakan untuk menambah rasa dan warna pada makanan. Selain makanan, saffron juga terkenal sebagai bahan campuran teh.

Teh saffron bisa dibuat dengan memasukkan saffron ke dalam air panas. Namun, teh saffron yang dibuat dengan cara ini akan terasa pahit. Karena itulah, banyak orang mencampurkan saffron dengan daun teh, madu, lemon, hingga susu untuk membuat teh yang nikmat dan menyehatkan.

Khasiat Teh Saffron

Jika dikonsumsi secara rutin, teh saffron akan membawa khasiat berikut ini:

  1. Menyembuhkan depresi

Teh dari saffron ternyata bisa berperan sebagai antidepresan. Jika diminum, teh yang satu ini bisa menenangkan penderita depresi.

Penyebabnya adalah teh saffron bisa meningkatkan kadar serotonin dalam otak. Pada akhirnya, teh ini bisa mengobati gejala-gejala depresi.

  1. Mengurangi rasa sakit ketika menstruasi

Beberapa perempuan akan merasa sakit ketika menstruasi. Biasanya, rasa sakit yang dimaksud merupakan rasa sakit pada perut dan pinggang.

Rasa sakit ketika menstruasi berhubungan erat dengan berubahnya kadar hormon dalam tubuh, termasuk juga serotonin. Nah, di sinilah teh saffron berperan untuk menaikkan kadar serotonin.

Berkat naiknya kadar serotonin, rasa sakit bisa mereda. Hal ini dibuktikan dengan penelitian di mana perempuan mengonsumsi saffron ketika menstruasi. Hasilnya, perempuan lebih jarang mengalami kram dan sakit perut daripada perempuan yang tidak mengonsumsi saffron.

  1. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat teh saffron yang ketiga adalah menjaga kesehatan jantung. Ternyata, teh dari saffron bisa menjaga kesehatan jantung karena mengandung antioksidan. Antioksidan bisa menjaga kolesterol dan tekanan darah.

Selain itu, teh yang satu ini juga bisa menjaga sirkulasi dalam jantung serta mengandung magnesium dan potasium yang baik untuk kesehatan jantung.

  1. Menjaga imunitas tubuh

Ingin tetap sehat? Konsumsi teh saffron saja!

Saffron bisa menjaga imunitas tubuh karena mengandung riboflavin, vitamin B yang berperan dalam menjaga sistem imun tubuh. Riboflavin bisa melawan inflamasi yang menyebabkan penyakit kronis seperti kanker dan melindungi otak dari migrain dan penyakit kognitif.

Bukan hanya riboflavin, saffron juga mengandung safranal. Safranal adalah antioksidan yang bisa melawan bakteri dan virus. Di sisi lain, safranal juga bisa meningkatkan kualitas tidur sehingga tubuh tetap sehat.

  1. Mencegah kanker

Manfaat yang terakhir adalah mencegah kanker. Saffron mampu mencegah kanker karena mengandung antioksidan yang bernama karoten.

Berdasarkan penelitian, karoten bisa berperan sebagai antikanker dan antitumor. Sehingga, zat yang satu ini bisa membantu mencegah kanker dalam tubuh.

Selain karoten, saffron juga sebenarnya mengandung antioksidan lainnya. Antioksidan tersebut bisa melindungi tubuh dari kerusakan sel yang salah satunya bisa terjadi karena kanker.Teh saffron ternyata membawa banyak khasiat bagi tubuh, ya. Agar kamu tidak ketinggalan manfaatnya, kamu bisa mulai mengonsumsi teh ini mulai sekarang!

Akan Menikah? Jangan Lupa Tes Kesehatan Pra Nikah

Satu hal yang tak boleh kamu lupakan ketika akan menikah adalah melakukan tes kesehatan pra nikah. Tes kesehatan ini memiliki banyak manfaat bagi calon pengantin, terutama untuk pasangan yang berniat memiliki anak.

Kalau kamu ingin mengetahui lebih banyak informasi tentang tes kesehatan pra nikah, inilah artikel yang bisa kamu baca.

Jenis Tes Kesehatan Pra Nikah

Tes kesehatan pra nikah terdiri dari beberapa jenis. Melansir dari Kementerian Kesehatan, tes yang wajib dilakukan calon pengantin ini terdiri atas tes-tes sebagai berikut:

  1. Tes fisik

Tes fisik lengkap harus dilakukan calon pengantin. Tes ini meliputi pemeriksaan tanda vital serta organ tubuh dalam dan luar. Pemeriksaan fisik bermanfaat untuk mengetahui riwayat pengantin calon suami istri.

  1. Tes penyakit keturunan

Tes penyakit keturunan fungsinya untuk mengetahui penyakit hereditas yang dimiliki calon pengantin, contohnya thalasemia.

  1. Tes penyakit menular

Tes penyakit menular dilakukan agar pasangan tahu penyakit yang bisa saling mereka tularkan. Dengan mengetahui hal ini, mereka bisa mengobatinya dan mencegah anak tertular penyakit yang sama.

Contoh penyakit menular misalnya HIV-AIDS, hepatitis B, dan hepatitis C.

  1. Tes kesuburan

Tes kesuburan dilakukan untuk mengetahui probabilitas sepasang suami istri dalam memiliki anak. Tes kesuburan dilakukan dengan memeriksakan organ reproduksi laki-laki dan perempuan.

  1. Tes alergi

Tes alergi penting dilakukan untuk mengetahui bahan-bahan yang menyebabkan alergi. Sehingga, bahan-bahan tersebut bisa dihindari. Meski sering dianggap tidak penting, sebenarnya alergi yang tidak ditangani juga bisa menyebabkan kematian.

Pentingnya Tes Kesehatan Pra Nikah

Melakukan tes kesehatan pra nikah membawa banyak manfaat. Inilah manfaat yang bisa kamu dapatkan jika melakukan tes kesehatan sebelum pernikahan: 

1. Mengetahui tingkat kesuburan diri dan pasangan

Jika kamu berniat punya buah hati setelah menikah, maka cek kesehatan penting untuk dilakukan. Manfaatnya dalah kamu dapat mengetahui kesuburan diri sendiri dan pasangan.

Tes kesehatan akan memeriksa kondisi organ reproduksimu dan pasangan. Masalah pada organ reproduksi yang bisa dicek dalam tes kesehatan misalnya tes PCOS, endometriosis, dan tes kualitas sperma. Jika ada masalah, kamu dan pasangan bisa mengatasinya sejak dini.

2. Menghindari penyakit menular

Kamu dan pasangan akan hidup bersama setelah menikah. Maka, penting sekali untuk memeriksa penyakit menular yang bisa saja kamu dan pasangan alami.

Selain bermanfaat agar pasangan tidak saling tertular, memeriksa penyakit menular juga penting agar anak tidak ikut terkena penyakit yang sama.  Terutama penyakit-penyakit seperti penyakit menular seksual, hepatitis, dan HIV-AIDS.

Tips Melakukan Tes Kesehatan Pra Nikah

Sesudah mengenali jenis dan manfaat tes kesehatan pra nikah, kamu juga membutuhkan tips cara mengikutinya. Inilah tips yang bisa kamu amalkan:

  1. Waktu

Waktu pemeriksaan kesehatan sebelum menikah yang disarankan adalah 3 hingga 6 bulan sebelum melangsungkan pernikahan. Saat ini, BKKBN dan Kementerian Agama telah mewajibkan tes kesehatan 3 bulan sebelum menikah untuk menghindari stunting pada calon bayi.

  1. Biaya

Biaya tes kesehatan pra nikah bervariasi. Melansir dari Parapuan.co, biaya pre-marital checkup di rumah sakit mulai dari 900.000 hingga jutaan rupiah. Namun, kamu bisa mengurangi biayanya dengan cek kesehatan pra nikah di puskesmas terdekat. Biayanya mulai dari gratis hingga ratusan ribu.

  1. Komunikasi dengan pasangan

Melakukan tes kesehatan sebelum menikah membutuhkan komunikasi dan pengertian pada pasangan. Sebab, terkadang tidak semua calon pengantin ingin melakukannya.

Namun, kamu bisa membicarakan perihal pre-marital check up pada pasangan. Sampaikan pada pasanganmu manfaat tes kesehatan pra nikah dan risiko yang diterima jika tidak melakukannya.

Tes kesehatan pra nikah wajib dilakukan jika kamu sedang ingin membina rumah tangga dengan pasangan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri dan pasangan, kamu bisa mengobati sejak dini. Selain itu, melakukan tes kesehatan pra nikah juga akan membuatmu lebih terbuka dengan pasangan.

Jika kehidupan kesehatan dan komunikasimu dan pasangan sehat, maka kamu akan menghabiskan waktu lebih lama bersama pasangan.

Atasi Nyeri Menstruasi dengan Obat Nyeri Otot Ini

Wajar bagi seorang wanita untuk merasakan pegal-pegal ketika menstruasi. Sering kali, pegal tersebut berubah menjadi nyeri otot yang tidak tertahankan. Kalau kamu sedang nyeri menstruasi, maka kamu perlu membaca artikel tentang obat nyeri otot ini.

Nyeri Otot Saat Menstruasi

Nyeri otot saat menstruasi biasanya tidak hanya terjadi di satu titik. Kamu bisa merasa nyeri di perut, punggung, pinggang, paha, bahu, dan leher. Waktu terjadinya nyeri otot pun bisa berbeda-beda pada setiap perempuan. Ada perempuan yang merasa nyeri otot di hari pertama menstruasi.

Namun, ada pula yang sudah merasakannya sebelum menstruasi. Rasa sakit yang dialami remaja ketika menstruasi umumnya lebih parah daripada perempuan dewasa. Sebab semakin dewasa, apalagi setelah memiliki anak, nyeri menstruasi semakin jauh berkurang.

Penyebab Nyeri Otot Saat Menstruasi

Ketika kamu menstruasi, otot dinding rahim mengencang lebih kuat dari biasanya. Kontraksi yang dilakukan dinding rahim kemudian menekan pembuluh darah yang melapisi rahim. Hal itu mengakibatkan suplai darah dan oksigen ke rahim yang harusnya lancar jadi terpotong sementara.

Kalau tidak ada oksigen, jaringan di rahim akan melepaskan bahan kimia yang bisa menyebabkan rasa sakit. Selama menstruasi, bahan kimia lain yang bisa memicu rasa sakit juga diproduksi. Namanya prostaglandin. Hormon prostaglandin akan mendorong otot rahim untuk berkontraksi lebih kencang. Semakin kencang kontraksi yang terjadi, semakin sakit nyeri yang kamu alami. Bahkan untuk beberapa wanita, hormon prostaglandin juga bisa menyebabkan rasa mual.

Obat Nyeri Otot Saat Menstruasi

Ada beberapa pilihan cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi nyeri saat menstruasi. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi obat nyeri otot dan sendi. Obat nyeri otot yang dapat kamu gunakan bisa berupa obat pereda nyeri, misalnya ibuprofen. Selain itu, kamu juga bisa membeli obat nyeri otot di apotik berupa salep pereda nyeri otot dan sendi. Salep yang mengandung analgesik itu bisa kamu oleskan ke tempat yang terasa nyeri.

Selain minum obat dan mengoleskan salep anti nyeri, kamu juga bisa menggunakan heating pad. Heating pad adalah bantalan hangat yang bisa meredakan nyeri otot. Heating pad saat ini tersedia di minimarket dan supermarket, tetapi jika kamu tidak punya, kamu bisa menggunakan botol berisi air panas untuk meredakan nyeri.

Cara mengatasi nyeri otot tidak berhenti sampai disitu saja. Ini cara lain yang bisa kamu lakukan untuk meredakan nyeri otot:

  1. Tidak melakukan aktivitas berlebihan

Supaya nyeri otot yang kamu alami tidak bertambah parah, sebaiknya kamu tidak melakukan aktivitas yang berlebihan. Tunggu sampai nyeri otot benar-benar hilang sebelum kamu melakukan aktivitas berat.

  1. Istirahat

Bagian tubuh mana yang terasa sakit? Jika otot paha terasa nyeri ketika menstruasi, beristirahatlah. Sebaiknya kamu tidak banyak berjalan.

Jika otot punggung yang terasa nyeri, sebaiknya kamu tidak berdiri atau duduk terlalu lama. Kalau pekerjaanmu mengharuskan kamu berdiri atau duduk dalam waktu yang lama, jangan lupa istirahat di sela-sela waktu kerja.

  1. Rileksasi

Rileksasi seperti yoga dan meditasi juga bisa jadi pilihan yang bagus untuk meredakan nyeri otot. Yoga dan meditasi akan melepaskan ketegangan tubuhmu sehingga rasa sakit akan berkurang.

Itulah dia berbagai obat nyeri otot yang bisa kamu pilih ketika menstruasi. Mulai saat ini, kamu tidak akan perlu bingung lagi ketika merasakan nyeri otot saat haid. Sebab, kamu sudah tahu obatnya.

7 Tanda-tanda Hamil Kembar, Bedakah dengan Hamil Biasa?

Bagi beberapa orang, kehamilan kembar adalah hal yang diidam-idamkan. Hal itu membuat banyak ibu hamil penasaran apakah bayi yang dikandung merupakan bayi kembar atau bukan. Meski kehamilan kembar baru bisa dipastikan dengan USG, kamu juga bisa mendeteksi tanda-tanda hamil kembar lewat beberapa kriteria di bawah ini.

Yuk, baca artikelnya untuk mengetahui tanda-tanda hamil kembar!

  1. Kenaikan berat badan tidak seperti kehamilan normal

Saat hamil anak kembar, kamu akan mengalami lebih banyak kenaikan berat badan daripada kehamilan biasa. Ini karena kamu mengandung lebih dari satu bayi yang berarti lebih banyak plasenta, air ketuban, dan kalori yang kamu konsumsi.

Dilansir dari WebMD, berat badan ibu yang hamil satu anak biasanya akan naik kira-kira 11 kilogram. Lebih berat lagi, ibu yang hamil kembar berat badannya akan naik sekitar 13,5 hingga 16 kilogram.

  1. Tingginya kadar hormon hCG

Human chorionic gonadotropin atau hCG adalah hormon yang dihasilkan oleh tubuh ketika hamil. Hormon inilah yang dideteksi dalam urin ketika kamu melakukan tes kehamilan di rumah.

Alat tes kehamilan yang biasa kamu pakai di rumah untuk mengetahui awal kehamilan bisa mendeteksi keberadaan hormon hCG. Namun, alat itu tidak dapat mengetahui kadarnya. Hormon hCG bisa diketahui kadarnya melalui tes darah. Jika kadarnya tinggi, ada kemungkinan tanda-tanda hamil kembar.

  1. Tingginya kadar AFP

Pemeriksaan hormon hCG biasanya dilakukan di awal kehamilan. Setelahnya, ada juga pemeriksaan alpha fetoprotein atau AFP. AFP adalah protein yang diproduksi janin saat hamil. Melalui pemeriksaan AFP, kamu dapat mendeteksi adanya kelainan kromosom atau cacat janin.

Tingginya kadar AFP tidak hanya berarti adanya cacat pada janin. Kadar alpha fetoprotein yang tinggi bisa juga terjadi karena ibu mengandung bayi kembar.

  1. Morning sickness yang parah merupakan salah satu tanda-tanda hamil kembar

Morning sickness adalah kondisi ketika ibu hamil merasa mual dan muntah. Kondisi ini normal dan biasanya dialami oleh ibu hamil pada trimester awal kehamilan.

Pada ibu yang hamil kembar, morning sickness bisa terjadi lebih parah. Penyebabnya adalah kadar hormon yang lebih tinggi daripada kehamilan biasa.

  1. Sering mengalami kelelahan

Selain morning sickness, tanda-tanda hamil kembar lainnya adalah sering lelah, sakit punggung, dan sakit pada ulu hati. Rasa sakit dan tak nyaman tersebut membuat ibu hamil kembar jadi sulit tidur.

Ibu hamil kembar juga lebih berisiko terkena anemia dan pendarahan setelah melahirkan. Jika kamu sedang hamil kembar, jangan lupa istirahat yang cukup, ya.

  1. Memenuhi faktor penentu hamil kembar

Apakah kamu adalah anak kembar? Apakah seseorang di keluargamu adalah anak kembar? Jika kamu menjawab iya untuk salah satu pertanyaan tersebut, ada kemungkinan janin yang kamu kandung saat ini adalah anak kembar.

Selain karena faktor keluarga, kamu bisa jadi mengandung bayi kembar jika:

  • Berhubungan ketika sedang menyusui atau mengonsumsi pil pengontrol kehamilan. Kedua hal itu akan meningkatkan hormon yang bisa memperbesar peluang hamil kembar.
  • Hamil di usia 30 hingga 40 tahun. Semakin dewasa usia, semakin tidak teratur siklus ovulasi. Jika ovulasi tidak teratur, kamu bisa saja melepaskan dua telur dalam waktu yang bersamaan.
  • Mengikuti program hamil, contohnya in vitro fertilization atau IVF. IVF bisa menstimulasi ovarium untuk melepaskan lebih dari satu telur sekaligus. Sehingga, peluang hamil kembar pun meningkat.
  • Memiliki indeks massa tubuh lebih dari 25.
  1. Tanda-tanda hamil kembar bisa dipastikan dengan USG dan pemeriksaan denyut jantung

Tidak ada cara terbaik untuk mengetahui tanda-tanda hamil kembar selain dengan melakukan USG dan pemeriksaan denyut jantung.

Denyut jantung janin bisa diketahui menggunakan stetoskop, fetoskop, dan doppler. Jika dokter atau bidan mendengar dua denyut jantung, bisa jadi ibu hamil kembar. Namun, cara ini sering kali tidak akurat karena mendengar dua denyut jantung tidak mudah.

Konfirmasi lebih lanjut bisa dilakukan dengan USG. Apakah tanda-tanda hamil kembar trimester 1 bisa dideteksi? Kenyataannya, bayi kembar biasanya baru akan terdeteksi ultrasound di usia kehamilan 10 hingga 12 minggu.

Kehamilan kembar membutuhkan perhatian dan perawatan ekstra. Jika kamu sedang mengandung bayi kembar, jagalah tubuh tetap sehat. Makan makanan yang bergizi, minum air yang cukup, istirahat cukup, dan lakukanlah pemeriksaan kehamilan secara rutin.